header

Mengenal Journaling, Manfaat, dan Caranya untuk Tingkatkan Kemampuan Menulis

Posting Komentar

Journaling adalah

Hi SobatMQ!
Kamu pernah ngalamin nggak tiba-tiba pengen nulis sesuatu, lagi semangat 45, terus langsung sat-set buka laptop, tapi sejurus kemudian situasi berubah. Kamu blank. Ide menulis lenyap. Nggak tahu mau nulis apa?

Padahal beberapa detik lalu jiwa pujangga sudah membara banget. Tapi sekarang kepala langsung ‘kosong’ idenya seperti menguap tertiup angin. Pernah? Kalau kamu pernah mengalami kejadian kayak gini, tenang. Kita senasib haha..

Kadang di dalam pikiran sudah terbayang bakalan menulis ini-itu, kerangkanya sudah jelas, ketika mau di eksekusi, gagal. Nah, saya sering mengalami begini. Sampai saya menganggap bahwa eksekusi tulisan memiliki waktu-waktu moody agar tulisan dapat terealisasi.

Rupanya ketika bercerita dengan teman, dirinya pun pernah mengalami hal serupa. Menurutnya salah satu cara mengatasinya adalah dengan journaling. Journaling mampu mengatasi writer's block seperti ini. 

Lebih lanjut kita bahas yuk apa itu journaling dan manfaatnya dalam mengembangkan kemampuan menulis. Semoga kamu nggak bosan hehe. 

Mengenal Journaling


Secara umum, journaling adalah proses menuangkan pikiran dalam bentuk tulisan, gambar, maupun road map. Jadi tulisan journaling nggak harus dalam bentuk tulisan rapi dan terstruktur.

Kalau saya biasa sebelum menulis membuat kerangka tulisan yang menyertakan apa saja pokok pembahasannya, kalau journaling tidak. Saya nggak harus menulis kerangka untuk mulai menulis journal. Pokoknya asal bisa menuangkan pikiran saja. Sudah.

Journaling Nggak Sekadar Nulis Diary Biasa


Awalnya saya mengira journaling itu mirip seperti menulis diary seperti zaman dulu. Namun rupanya menjurnal bisa lebih luas dari sekadar menuangkan pikiran dalam bentuk tulisan.

Journaling bisa menuangkan pikiran tentang perasaan, pengalaman, ide yang tiba-tiba muncul, atau bahkan hal random yang lewat di kepala. Jadi journaling itu nggak harus rapi, harus runtut, nggak harus dibaca banyak orang, apalagi harus sesuai kaidah SEO seperti blog hehe..

Tapi, journaling itu memiliki manfaat besar dalam mengasah kemampuan menulis lho. Sebab akan banyak perasaan dan storytelling yang tiba-tiba terasah dengan adanya kegiatan ini. Apalagi yang dikedepankan dalam menjurnal adalah perasaan jujur dan alur yang mengalir saja.

Kenapa Journaling Bisa Meningkatkan Kemampuan Menulis?


Manfaat journaling

Sob, apa hubungannya kebiasaan menjurnal dengan kemampuan menulis? Apakah kebiasaan menjurnal ini bisa meningkatkan kemampuan menulis kita?

Tentu saja bisa. Jadi skill menulis itu adalah keahlian yang membutuhkan pembiasaan. Mau sehebat apapun orang menulis, jika tidak dibiasakan, keahliannya akan hilang.

Kebanyakan orang sering berpikir untuk mulai menulis ketika waktunya pas, mood nya juga pas, sudah ada idenya baru mau menulis. Padahal, kalau menunggu semuanya sempurna dulu, maka tulisan itu tidak pernah ada.

Namun pada journaling, kita yang menyediakan waktu menulis, dan menulis apa saja. Bebas. Tanpa terikat struktur, kerangka maupun pola dan ide. Mengalir saja. Intinya, yang penting ada aktivitas mencurahkan isi pikiran saat itu.

Jika ini sering dilakukan, kebiasaan menjurnal ini akan berdampak pada keahlian menulis. Menulis dengan rileks dan mengalir, namun tetap memiliki poin pembahasan yang kuat.

Manfaat Journaling untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis


1. Melatih Kelancaran Menulis


Sob, keahlian menulis itu buah dari proses latihan yang terus menerus. Journaling itu menulis setiap hari. Nggak ada istilah tidak ada ide, kan yang ditulis bebas. Sesuai isi kepala. Disinilah alasan kenapa menjurnal dapat melatih kelancaran menulis.

2. Mengurangi Writer’s Block


Ketika mengalami writer's block, saya nggak tahu harus menulis apa. Maka yang saya lakukan adalah saya menulis saja apa yang ada di pikiran. Saya menulis tanpa terbeban dengan segala aturan dan skema menulis. Yang penting menulis saja.

Disinilah saya merasa dengan journaling salah satu cara menghilangkan writer's block yang melanda. Karena journaling mengajari kita untuk menulis tanpa beban itu.

3. Menemukan Gaya Menulis Sendiri


Setelah rutin melakukan journaling pasti kamu akan menemukan gaya penulisan yang 'kamu banget'. Saya mulai nyaman menggunakan kata ganti 'saya' dibanding 'aku' ketika beberapa kali menulis. Cara bercerita juga akan terbentuk dengan sendirinya. Dan semakin lama menulis kamu jadi tahu gaya tulisan khas yang kamu banget itu seperti apa. Ini salah satu manfaat journaling yang paling terasa bagi saya.

4. Lebih Peka terhadap Detail Kehidupan


Jadi lebih peka terhadap berbagai detail kejadian yang saya dialami. Sebab, apa saja yang terjadi hari itu langsung tertuang dalam bentuk tulisan. Kalau dibaca-baca ulang, saya seperti sedang menyelami sejarah kehidupan pribadi haha..Dan semua itu bisa jadi bahan tulisan yang menarik dibaca ulang.

5. Kosakata Bertambah Tanpa Terasa


Ini yang paling terasa sih, bukan hanya karena sering membaca, sering menulis juga menjadikan penambahan kosakata baru. Karena kadang dalam tulisan terdapat kata-kata baru yang terlintas begitu saja. Tanpa sadar ini membuat kosakata tulisan kita semakin kaya.

6. Membantu Menyusun Ide Lebih Rapi


Saya pernah mengalami ketika ide tulisan sedang banyak, namun waktu untuk menulis dengan struktur yang benar sedikit. Untungnya journaling menjadi cara menjaga ide tetap ada. Journaling seperti gudang ide dalam bentuk tulisan. Bahkan dengan adanya journaling sangat membantu dalam penyusunan ide menjadi lebih rapi.

Jenis Journaling yang Bisa Kamu Coba


Jenis Journaling

Sob, ternyata journaling juga ada beberapa jenis lho. Secara umum journaling terbagi menjadi beberapa jenis seperti berikut ini.
  • Daily journaling yaitu journal yang bercerita tentang aktivitas keseharian, misal apa yang kamu lakukan dari bangun tidur hingga tidur lagi.
  • Gratitude journal yaitu journal yang ditulis khusus untuk hal-hal yang ingin disyukuri, misalnya: kamu menulis tentang apa yang telah kamu lakukan serta pencapaian apa yang telah diraih hari ini, dan semisal.
  • Brain dump yaitu jenis journal yang ditulis semua isi kepala tanpa filter, misalnya semua kejadian yang terjadi hari ini baik yang menggembirakan hingga memalukan tertulis di journal brain dump ini.
  • Prompt journaling yaitu journal yang pakai pertanyaan pemicu, misalnya apa yang berkesan untuk hari ini? Pencapaian apa yang paling kamu ingat hari ini? Dan sebagainya.

Terus, sebaiknya kamu pilih journal yang mana? Bebas saja. Kamu bisa menggunakan jenis journal mana saja sesuai keinginanmu. Journal 'gado-gado' juga nggak apa-apa sih hehe.

Cara Memulai Journaling (Tanpa Ribet)


SobatMQ, kalau kamu ingin segera memulai journaling saat ini juga, harus mulai darimana? Tenang, kamu bisa mulai dari sini ya.
  • Mulailah dengan menulis 5-10 menit sehari. Jangan tunggu waktu khusus, tapi kamu perlu mengkhususkan waktu untuk menjurnal.
  • Panjang tulisan nggak perlu harus 500 kata, yang penting konsisten saja.
  • Ingat jangan tunggu tulisanmu bagus baru menjurnal, tetapi dengan sering menjurnal akan membuat tulisanmu semakin bagus.
  • Tulislah seberapa pun kalimat yang ingin ditulis, 2-3 kalimat pun sudah cukup. Yang penting mulai dulu.

Tips Biar Konsisten Journaling


Lantas, kamu pasti pengen tahu agar konsisten menjurnal setiap hari, ada tipsnya nggak? Jujur, saya juga belum se-konsisten itu menulis jurnal setiap hari. Berbagai alasan bisa jadi penyebabnya.

Namun saya mencoba memberikan tips yang pernah saya lakukan agar kamu tertarik untuk mulai menjurnal mulai dari sekarang.
  • Tentukan waktu tetap: ingat jangan tunggu waktu khusus tetapi khususkan waktu untuk menjurnal. Bisa dipilih 10-15 menit sebelum tidur misalnya.
  • Jangan nunggu mood: jangan menunggu mood bagus baru menjurnal, tetapi menjurnal saja apapun kondisi mood kamu.
  • Saya menganggap menjurnal sebagai waktu “me time” saya, jadi saya bebas memanfaatkannya untuk melatih skill menulis ini. Bagi saya ini bukan kewajiban tetapi hiburan.
  • Terima tulisan kamu apa adanya, jangan tunggu sempurna baru menulis, tetapi menulislah untuk menjadi sempurna.

Penutup


Kalau saya ingat lagi masa-masa dulu, sebelum mulai menjurnal dan sekarang menulis blog. Rasanya menulis satu paragraf saja terasa berat banget. Sekarang? Sepertinya menulis 1000 kata itu bisa selesai dalam sekali duduk. Apalagi jika tema yang dibahas sesuai dengan keseharian, makin mengalir deh tulisannya.

Itu semua bukan karena saya terlahir dengan genetik penulis ya,tetapi karena saya mulai menjurnal setiap hari. Mulai dari satu dua kalimat sehari sekarang menjadi sebuah paragraf panjang yang susah untuk di jeda. Semua ini berawal dari journaling.

Jadi kalau kamu lagi ngerasa stuck, bingung mulai nulis dari mana. Coba deh hari ini. Nggak usah panjang-panjang. Cukup tulis 3-5 kalimat tentang hari kamu. Siapa tahu, dari situ… lahir tulisan yang selama ini kamu tunggu. Selamat memulai hobi menulis lewat journaling ya.

Salam,
Yunniew

Referensi:
https://www.halodoc.com/artikel/journaling-pengertian-dan-manfaatnya-untuk-hidup-tenang


Tulisan MQ
Hi I'm Yunniew, nice to know that you sure interest visit to my blog. Here's my journey. If any inquiries or campaign please drop an email to Yunniew@gmail.com
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar