header

Terbukti! Ini 6 Cara Mengatasi Writer's Block

14 komentar

Blogger dan Writer's Block adalah seperti sahabat karib. Sahabat yang kadang ada kadang tiada. Ada yang pernah mengalami writer's block? Entah mengapa akhir-akhir ini aku pun mulai merasakan kejenuhan dalam menulis.

Memang banyak ide yang ada di kepala tapi saat ingin menuangkannya dalam bentuk tulisan seketika jari jemari ini menjadi kaku. Menolak menulis kata. Hmm mungkinkah ini yang dinamakan writer's block?

Writer's Block, Masalah Klasik Penulis


Di tengah badai writers block ini, Aku akhirnya mencoba take a breathe. Tidur dan santai sejenak, tapi ga bisa. Deadline menulis di komunitas One Day One Post terus menghantui setiap hari. Hari-hariku layaknya sinetron stripping yang sedang kejar tayang. Kondisi ini terasa berat dilalui. Apalagi tidak mudah bagiku untuk membagi waktu antara urusan domestik maupun urusan publik.

Pengertian Writer's Block


Writer's block adalah suatu kondisi dimana penulis mengalami kebuntuan ide dalam menulis. Writer's block ini merupakan masalah klasik para penulis. Entah karena faktor dari dalam maupun dari luar, kebuntuan ide dalam menulis ini acap kali menghinggapi para pejuang kata.

Aku lagi mengalami hal ini. Ada yang sama mengalami kondisi seperti ini juga? Mungkinkah ini pengaruh kelelahan atau pertanda butuh liburan wkwk.

Secara mandiri, aku mencoba keluar dari zona mager menulis ini. Kemudian, aku memilih mencari kelas belajar online. Kelas blogger yang gratis tentunya hehe. Hah begitulah aku, kalau ada yang gratis ngapain bayar wkwk.

Beruntungnya di era pandemi ini, makin menjamur seminar yang berbasis web. Salah satunya seperti yang diadakan oleh komunitas Blogger Hub.

Malam itu, komunitas yang menaungi banyak narablog dari berbagai daerah ini mengadakan webinar via zoom. Tema yang diangkat adalah seputar Blogger dan Writer's block.

Materinya relate banget sama yang aku alami akhir-akhir ini. Writer's block sedang melanda para blogger kayaknya.

Nah malam itu, aku merasa seperti diberi 'petuah' yang banyak oleh narasumber. Agar atmosfir ini ga cuma terasa sama aku, makanya aku sharing di sini. 

Buat kamu yang juga yang lagi mengalami writer's block, baik untuk tulisan organik maupun tulisan job, ada baiknya membaca tulisan ini sampai tuntas >.<

6 Cara Mengatasi Writer's Block pada Tulisan Organic


Tulisan organik adalah tulisan murni yang berasal dari pemikiran sendiri, seperti curhat, pengalaman, tutorial dan semisal. Tulisan organik ini tidak berbayar.

Jika mengalami writer's block pada tulisan organik apa yang harus kamu lakukan. Malam itu aku belajar dari Kak Ari, seorang narasumber yang diundang oleh Bloggerhub. Kak Ari, memberikan tips mengatasi writer's block untuk tulisan organik.

  • Tulis sesuai topik favorit
  • Jangan pedulikan soal niche
  • Selancar dunia maya
  • Ngobrol dengan sesama blogger
  • Melanjutkan draft
  • Ng - ODOP dan membuat konten plan 

1. Tulis Sesuai Topik Favorit


Untuk menulis yang disukai, tentu idenya akan gampang sekali mengalir. Aku sudah mencoba, aku mulai menulis apapun yang ada di kepala. Aku tidak perlu juga memikirkan harus memakai rujukan ini itu, karena materi yang paling ku kuasai sejak dulu adalah seputar parenting.

2. Jangan Pedulikan Soal Niche


Terkadang untuk menulis di blog dengan niche tertentu bisa saja menjadi beban. Niche bisa menjadi musabab terjadinya kebuntuan dalam menulis. Jadi untuk sementara waktu, singkirkan dulu perkara niche blog.

3. Selancar dunia maya


Berselancar di dunia maya bisa menjadi pedang bermata dua, bisa membuat ide menulis jadi moncer atau justru jadi hanyut dalam keasikan berselancar dunia maya. Tipnya, pasang alarm tiap 10 menit agar pikiran selalu fokus tujuan berselancar adalah mencari ide, bukan memendam ide.

4. Ngobrol dengan Sesama Blogger


Bercerita dengan sesama teman seperjuangan bisa memberi dampak signifikan pada semangat menulis. Apalagi kalau teman bercerita dia sudah menghasilkan sekian artikel. Percayalah semangat itu bisa menular dan mempengaruhi orang sekitarnya.

5. Melanjutkan Draft


Yakin deh, meski kita ga punya banyak stok tulisan. Tapi pasti ada kan tulisan yang sudah lama bertengger di draft. Coba kulik lagi draftnya dan segera selesaikan menjadi sebuah tulisan.

6. Ng-ODOP dan Buat Content Plan


Nah mengikuti ODOP yang diadakan oleh suatu komunitas tertentu justru bisa membuat kita makin semangat menulis. Biasanya ng-ODOP itu mempunyai tema tertentu setiap harinya, jadi kita tinggal mengembangkan ide saja lewat tulisan.

Namun jika tidak ada tema yang disediakan, maka kita harus membuat konten plan sendiri. Susun konten plan secara sistematis untuk satu bulan. Jadi saat menulis, kita tinggal menyambung kalimat dari konten plan yang sudah ada.

Well done! Itulah cara yang dianjurkan oleh Kak Ari dalam mengatasi writer's block untuk tulisan organik. Tapi bagaimana kalau kamu mengalami writer's block untuk tulisan job? Semisal job review atau advertorial ? Nantikan di tulisan aku berikutnya ya. Doain aku sehat terus, dan doa yang sama buat kamu juga.

Kalau Kamu, gimana cara mengatasi writer's block? Sharing donk :)

Salam,
Momin MQ
Tulisan MQ
Hi I'm Yunniew, nice to know that you sure interest visit to my blog. Here's my journey. If any inquiries or campaign please drop an email to Yunniew@gmail.com

Related Posts

14 komentar

  1. "Jangan Pedulikan Soal Niche"

    Iya nih, kadang kepengen nulis langsung mikir, pas gak ya sama Niche? padahal udah jelas-jelas nichenya gado-gado...masih galau juga.
    atau... hasrat terlalu tinggi mungkin?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaa Bunda nie...biikin ngakak aku. Sa ae ngomongnya.

      Hapus
  2. Penting tulis dulu ya, mb, urusan lain belakangan. Kok kemarin ga ketemu ya di ruang zoom? Padahal coba cari-cari.hehe.

    Writers' block semua pasti mengalami.itu aja dah

    BalasHapus
  3. Aku jafi terjngat content planku mba? Ga terealisasi bulan ini..hiks

    Tulisannya infomatif mba👍

    BalasHapus
  4. Wah, sering juga nih ngalami writer's block..
    Mungkin bisa dengan sering BW, ikut webinar, kajian, dll..
    Selain buat nambah ilmu, materi buat artikel, bisa juga pakai travelling biar pikiran jernih dan semangat nulis lagi :D

    BalasHapus
  5. poin terakhir kerasa banget kalo kita dipaksa maka secara tidaklangsung kan menjadi habbit,satu lagi kekuatan nulis saat menulis yang disukai hehe ngalir gtu jadi berasa bahannya ada di kepala

    BalasHapus
  6. Emang paling bener langsung tulis jadi draft mbak, huhuhuu. Beberapa kali terselamatkan adanya draft yang belum finish, ckckkc. Makasih tipsnya, Mbakkk

    BalasHapus
  7. Aku sering mengalami kebuntuan ide, tapi baru tahu kalo nama penyakit nya writer's block makasih mba

    BalasHapus
  8. Blog baruuuu asik wkwkwkwk mbaaak, aku tertabok nih. Belum bikin content plan oktober :'( padahal lumayan sering writers block nih huhuhu. Makasih ya remindernya. Kmrn sempet ikut bloggerhub talk ttg writer block. Yg pntg nulis aja gausab prfect dan jgb males, nnti jd deh tiu tulisan wkwk

    BalasHapus
  9. Waktu di blogspedia sepertinya lancar banget nulis itu, nggak pernah mikir temanya apa karena udah ditentukan,,,
    Apalagi waktu materi blogplan, nulis itu nghak ada istilah writers block...
    Kayaknya harus bikin blogplan pagi

    BalasHapus

Posting Komentar