header

Manfaat Internetnya Indonesia Bagi Pola Pengasuhan Cerdas dan Berkelas dari Rumah

5 komentar

Dalam suatu seminar kepenulisan saya mendengar seorang pembicara mengatakan,

Privilege terbesar dalam hidup saya adalah, Ibu berhenti bekerja saat saya lahir. Itulah yang membuat saya merasa sangat bersyukur hingga hari ini."

Pembicara ini begitu bersemangat membagikan peran orangtuanya dalam membentuk dirinya. Orangtuanya yang membentuk karakter dalam dirinya. Beliau banyak belajar tentang pola pengasuhan, kemandirian, sikap pantang menyerah, bertahan, hingga keteladan dari orang tuanya. Terutama ibunya.

Maka ketika harus menuntut ilmu di negeri orang tanpa sanak saudara dan minim keuangan. Pembicara wanita ini harus bisa bertahan dengan caranya. Biaya kuliah yang didanai dengan hutang dari kampus tentu saja tidak termasuk biaya hidup di negeri orang. Beliau bahkan harus bertahan dengan bermodal 10 dolar seminggu.

Namun hal ini tak menyurutkan semangatnya untuk meneruskan kuliah. Makanya yang menjadi pemicu semangat hidupnya adalah ketika berulang tahun ke-20, beliau mempunyai impian mempunyai kebebasan finansial sebelum berusia 30 tahun.

Dengan terus memupuk mimpi-mimpinya, pembicara ini merelakan waktu istirahatnya sembari mengambil pekerjaan sampingan. Side job yang dilakukannya antara lain sebagai penyebar brosur, jadi pelayan restoran, hingga bekerja di toko bunga dengan upah harian.

Dari pekerjaan itu beliau mendapatkan tambahan uang saku beberapa dolar setiap minggunya. Uang inilah yang digunakannya untuk makan dan bertahan di negeri Singa.

Dengan tekad kuat untuk lulus kuliah dan membayar hutang orang tuanya. Pada usia 26 tahun pembicara ini telah berhasil meraih pendapatan 1 juta dollar pertamanya. Siapa dia? Dialah salah satu motivator terbaik asal Indonesia, Merry Riana. Tahu kan sosok Merry Riana? Beberapa waktu lalu beliau sempat wara-wiri di televisi nasional untuk membangkitkan semangat anak muda.

Merry Riana

Apa yang bisa membentuk seorang Merry Riana hingga bisa mewujudkan impiannya di usia yang masih belia? Salah satunya karena peran orang tua dalam memberikan pengasuhan pada beliau. Pola pengasuhan yang cerdas dan berkelas membentuk pondasi kepribadian yang gigih, teguh dan pantang menyerah pada sosok Merry Riana.

Peran Orang Tua dalam Pembentukan Karakter dan Kepribadian Anak


Orang tua berperan penting dalam pembentukan karakter anak. Orang tua adalah role model dan teladan bagi anak-anak. Hal ini yang akan menentukan seperti apa anak-anak kelak. Semua tergantung dari pola pendidikan dari rumah.

Saya dibesarkan dari keluarga yang bisa dibilang ‘harus berani’ terhadap sesuatu. Tidak boleh ada rasa takut dalam diri saya, hal ini didasarkan pada pola pendidikan di rumah oleh kedua orang tua saya. Orang tua saya yang menjalani kehidupan pernikahan long distance marriage (LDM) atau pernikahan yang tinggal terpisah antara suami dan istri. Hal ini membuat saya banyak mengambil contoh Ibu sebagai teladan keberanian.

Ibu saya ditinggal bekerja oleh Bapak saya selama bertahun-tahun kehidupan pernikahannya. Yang saya ingat, Bapak hanya pulang sekali atau dua kali dalam sebulan. Terkadang juga berbulan-bulan baru pulang.

Ini menjadikan saya dan para saudara yang lain, mengandalkan sosok Ibu sebagai tumpuan hidup kami. Tinggal jauh dan terpisah dari suami telah menjadikan Ibu saya selalu menjadi garda terdepan dalam memberi rasa aman pada anak-anaknya. Nyaris tak ada rasa takut dalam diri Ibu saya.

Mom

Pernah suatu ketika di rumah kami ada kejadian yang mencurigakan, seperti ada yang ingin berbuat jahat kepada kami. Dengan santai Ibu berpura-pura sedang bercakap-cakap dengan Bapak. Saya yang kala itu masih kecil kebingungan, pada siapa ibu bicara padahal Bapak sedang tidak ada dirumah. Keesokan harinya barulah saya mengerti bahwa Ibu sedang ‘memainkan perannya’ menjadi penjaga buah cintanya.

Teladan seperti ini sedikit banyak meresap di alam bawah sadar saya, bahwa Ibu adalah sosok yang tak pernah gentar, meski beliau adalah seorang wanita. Keadaanlah yang menempa karakter Ibu menjadi seorang pemberani. Saat saya besar dan telah menikah, saya pun mencontoh apa yang telah Ibu tanamkan pada saya sewaktu kecil.

Bahwa seorang wanita harus berani menjaga dan melindungi buah cintanya. Pun begitu terhadap orang tua yang memiliki karakter keras dan temperamen akan mempengaruhi dan menurun kepada anak-anaknya kelak. Jangan sampai kita menurunkan perilaku yang tercela kepada generasi emas kita.

Jadilah orang tua yang mampu memberi efek positif pada anak-anak, orang tua yang mampu menjadi role model keluarga unggulan. Yang mengedepankan pola asuh demokratis, dinamis dan mengakomodir minat dan bakat anak.

Pola Pengasuhan yang Mewadahi Minat dan Bakat Anak


Saya pun mulai mencoba menerapkan konsep pengasuhan yang sesuai dengan minat dan bakat anak. Saya ingin mewujudkan pembelajaran yang having fun bagi anak-anak. Konsep sekolah yang ramah anak dengan kurikulum merdeka belajar seperti yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menjadi acuan saya dalam mendidik anak-anak.

Maka dari itu saya pun mencoba menerapkan konsep yang sama dalam pola pengasuhan anak-anak saya. Dalam menerapkan konsep merdeka belajar, yang saya lakukan adalah

1. Jeli Melihat Potensi anak


Saya harus jeli melihat potensi yang ada pada anak-anak saya. Apa kemampuan mereka, bagaimana cara belajar mereka, apa yang mereka senangi hingga bagaimana mereka bisa mewujudkan apa yang menjadi keinginan mereka. Saya mulai dengan mengasah hobi anak-anak.

Anak-anak saya tergolong masih balita, di usia ini saya belum tahu apa yang menjadi peminatan mereka sebenarnya. Maka dari itu saya harus jeli melihat potensi apa yang paling dominan pada diri mereka. Tentu saja di usia balita potensi utama anak belum terlihat sempurna, makanya saya memiliki portofolio khusus perkembangan dan cara belajar masing-masing anak di buku catatan saya.
Buku Harian anak


2. Memberi Ruang yang Cukup untuk Anak Mengeksplorasi Kemampuan


Saya juga memberi ruang kepada anak-anak saya untuk bisa mengeksplorasi apa yang menjadi kesenangan mereka. Ya, meskipun jadinya saya agak kerepotan hehe. Maklum saya memiliki tiga anak dan semuanya memiliki jarak umur yang saling berdekatan. Mereka masih berumur 5 tahun, 3 tahun, sedangkan yang paling kecil berusia 1 tahun.

Suatu kenikmatan saat melihat mereka mampu mengeksplorasi bakat dan kemampuan mereka. Hal kecil yang saya lakukan terhadap anak-anak saya dalam ruang eksplorasi pada mereka adalah membuka hari dengan pertanyaan simple,
Mau main apa hari ini?"
Pertanyaan kecil ini adalah pembuka kata kami dipagi hari. Saat saya sudah selesai dengan segala urusan rumah tangga, anak-anak sudah mandi dan sarapan, kami siap memulai aktivitas hari ini. Apa yang menjadi ketertarikan mereka, maka itulah yang akan kami lakukan pada hari itu.

Resikonya adalah satu anak memiliki minat dan bakat yang berbeda. Jadi saya harus siap dengan segala kerepotan mempersiapkan segalanya. Reaksi mereka pun begitu exited karena mereka merasa diberi ruang untuk mengeksplor apa yang menjadi keinginan mereka pada hari itu.

3. Memfasilitasi Bakat dan Minat Anak


Memiliki tiga anak tentulah mempunyai tantangan tersendiri dalam memfasilitasi bakat dan kemampuan mereka. Tapi itulah yang menjadikan saya bersemangat setiap hari. Saya seakan berkompetisi dengan sisi kreativitas saya.

Apa yang harus saya sajikan untuk anak-anak esok hari?

Pertanyaan ini menjadi penutup hari bagi saya. Karena ketika umpan balik yang saya berikan dengan pertanyaan “ mau main apa hari ini?’ tidak direspon oleh mereka, maka saya mulai menyiapkan beberapa rangkaian permainan atau kurikulum yang sudah saya sesuaikan dengan minat dan kemampuan mereka.

Playtime kid

Misalkan untuk si Kakak yang berusia 5 tahun sangat gemar menggambar dan mewarnai, saya akan memberikan beberapa ide gambar yang bisa digunakan untuk di eksplorasi olehnya . Biasanya si Kakak dengan semangat menyambut ide permainan ini.

Sedangkan untuk kedua adiknya yang berusia 3 tahun dan 1 tahun akan dengan suka rela menerima tumpukan boardbook dari saya. Buku-buku ini sudah saya desain malam sebelumnya sesuai tema permainan hari itu. Masing-masing anak akan merasa bahagia dengan sistem pembagian seperti ini.

Meskipun pada kenyataannya, banyak kejadian tak terduga yang terjadi, seperti si adik yang pecah konsentrasi karena si bungsu yang merebut mainan Kakak. Atau sebaliknya, si Kakak yang lebih tertarik dengan cerita dari buku yang saya bacakan.

Begitulah hari-hari kami, mungkin bagi yang belum terbiasa dengan ‘keributan’ anak-anak akan sangat terganggu. Tapi bagi saya ini adalah kebahagiaan saya memfasilitasi bakat dan minat anak di rumah.

4. Berjejaring dengan Banyak Orang Tua


Tak dapat dipungkiri jika terkadang, ide bermain dan menarik minat anak kadang terasa buntu. Belum lagi ditambah rasa lelah dan kepayahan yang tak berkesudahan. Saya juga butuh berjejaring dengan para orang tua lain yang memiliki nasib serupa untuk sekadar berbagi pengalaman atau memberi dukungan.

Disitulah saya sangat membutuhkan dukungan jaringan internet. Saya butuh untuk bisa berjejaring dengan banyak orang tua tanpa terbatas ruang dan waktu. Saya menggunakan internet untuk belajar dari seroang guru yang tinggal di Kentucky, USA. Mengapa saya belajar padanya? karena saya melihat dirinya begitu apik menerepkan home schooling pada ke lima anak-anaknya.

Komunitas orang tua

Saya mulai menapaki dunia orang tua dengan berbagai sudut pandang dan pengalaman. Belajar dengan para orang tua lain dari berbagai daerah, hingga membangun komunikasi dengan mereka di beberapa komunitas orang tua. Di sanalah saya mendapatkan banyak insight baru yang terus memupuk dan memacu semangat saya untuk bisa menyalurkan bakat anak.

5. Mencari Informasi Seluas-luasnya


Keadaan pandemi sejak 2019 telah mengajarkan banyak hal. Bukan hanya dari segi cara beradaptasi dengan pola kebiasaan baru tetapi juga mengajarkan pengalaman berinteraksi dan berkomunikasi dengan cara yang baru pula. Arus komunikasi tak lagi harus melalui tatap muka atau bertegur sapa secara langsung. Cara berkomunikasi dan berbagi informasi sudah beralih ke sistem online dengan memanfaatkan internet.

Beberapa informasi tentang pola pengasuhan anak saya dapatkan dari beberapa buku yang saya beli. Untungnya pandemi juga mengajarkan saya untuk lebih banyak berinteraksi dengan bahan ajar yang mumpuni. Salah satu cara belajar yang benar adalah belajar dari ahlinya dari berbagai daerah. Untunglah ada internet, saya bisa mendapat informasi seluas-luasnya, salah satunya dari buku juga pembelajaran online.

Manfaat Internet untuk Mengasah Bakat dan Kemampuan Anak Lewat Sekolah Kreatif Online


Saya pun mulai mencari segala informasi yang berhubungan dengan pembelajaran anak yang memanfaatkan kemudahan mendapat informasi dari internet. Saya memasukkan si Kakak ke sekolah menggambar online. Kelas menggambar ini mulai dari nol. Semua peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Kelas ini digelar melalui sebuah platform Whatsapp.

Semua peserta dikumpulkan dalam satu grup Whatsapp (WAG), kemudian barulah materi diberikan melalui WAG tersebut. Pembelajaran online ini sangat menyenangkan dan mudah dipahami, karena selain materi berupa resume, ada juga pemberian penjelasan berupa video tutorial yang bisa diakses dengan Youtube.

Mewarnai

Anak saya terlihat sangat menikmati pembelajaran ini. Terasa sekali perkembangan dan cara belajarnya dari hari ke hari. Si Kakak terlihat enjoy mengikuti kelas, meski terkadang dirinya lebih suka menggambar bebas dari pada harus mengikuti perintah sesuai tugas yang diberikan hehe. Inilah manfaat internet yang saya rasakan dalam mengasah minat dan kemampuan anak. 

Manfaat Internet Menjadikan Era Serba Praktis dan Dinamis


Manfaat internet lainnya adalah membuat pembelajaran online yang dulunya terasa sangat sulit, kini sudah menjadi sebuah kebiasaan baru. Pun begitu ketika kita harus mencari informasi dengan cepat. Berbagai informasi mulai dari kesehatan, ekonomi, sosial, budaya, hingga bisnis bisa di dapatkan dengan mudah dari internet. 

Kalau dulu kita membaca buku, koran dan beragam majalah informatif lainnya, kini dengan adanya internet telah banyak mendapat kemudahan. Peradaban telah berevolusi, era less paper jadi lebih hits dengan koneksi internet, semua bermetamorfosa dengan kecanggihan dunia digital yang serba praktis dan dinamis.

Indonesia Memasuki Era Digital, Ayo Cerdas Menggunakan Manfaat Internet!


Data yang dirilis oleh katadata.co.id menyebutkan bahwa jumlah pengguna internet di Indonesia per Januari 2022 ini adalah 204,7 juta jiwa. Jumlah ini praktis menempatkan Indonesia menjadi salah satu negara dengan pengguna internet terbesar di dunia setelah Tiongkok dan India.

Data Pengguna Internet 2022

Data pengguna internet ini selalu naik setiap tahunnya. Angka 204,7 juta pengguna internet ini naik 1,03% dari tahun sebelumnya. Jumlah pengguna internet tahun 2021 adalah 202,6 juta jiwa (databoks.katadata.co.id). Perubahan gaya hidup dan kebiasaan baru turut memberi pengaruh besar pada pertambahan jumlah pengguna internet ini.

Tapi dari banyaknya pengguna internet di Indonesia, sayangnya tidak dibarengi dengan kecerdasan berinteraksi dan komunikasi di dunia maya. Lihat saja saat putranya Ridwan Kamil hilang di Sungai Are Swiss, netizen Indonesia ramai-ramai memberikan penilaian buruk (Bintang 1) terhadap salah satu pariwisata andalan negara tersebut. 

Contoh lainnya dalam penggunaan manfaat internet yang kurang bijak adalah kita sering mendengar berita banyaknya aksi pencurian data pribadi karena pengguna internet gemar berbagi tautan yang belum jelas kebenarannya.

Masyarakat Indonesia harus cerdas menggunakan manfaat internet dengan bijak. Jangan gagap menggunakan internet. Jangan merasa dunia dalam genggaman sehingga bebas melakukan apa saja. Padahal setiap apapun tindakan kita di dunia maya akan terekam dengan rapi disana. Kalau kenangan mantan bisa dihapus, tapi jejak digital sulit dihapus #ahay. 

Pengguna internet di Indonesia harus menjadi warganet yang cerdas berinteraksi dan komunikasi. Jangan menggunakan internet untuk suatu tindakan yang tidak ada manfaatnya sama sekali. Kejadian marak belakangan ini yang sering saya dapati adalah tindakan perundungan (bullying) terhadap anak-anak dibawah umur.

Dan yang lebih miris lagi bahwa pelakunya adalah teman seangkatan yang notabene juga dibawah umur. Anak-anak ‘bau kencur’ ini begitu tega mempermalukan temannya di muka umum hanya demi sebuah konten. Mereka menyebarluaskannya di social media seolah tanpa dosa. Miris sekali.

Stop Bullying
Hindarkan anak-anak kita dari perilaku bullying (Pic by Canva diolah secara mandiri) 

Saya sampai berpikir, bagaimana sesungguhnya kehidupan anak-anak ini di dalam keluarganya. Bukankah keluarga yang dibangun dengan pondasi kasih sayang dan saling menghargai, tak akan sampai hati menyakiti satu sama lain? Mengapa sampai tega berbuat jahat kepada saudara sendiri?

Bagaimana tugas pengasuhan dan fungsi keluarga sesungguhnya? Bukankah fungsi keluarga yang utama adalah menjadi ruang lingkup pertama anak-anak berinteraksi dengan orang lain? Menggunakan manfaat internet secara cerdas seharusnya menjadi salah satu bahan ajar dalam kurikulum keluarga.

Agar tak lagi kita melihat anak-anak yang gemar saling menjatuhkan dan mempermalukan sesama saudaranya sendiri, kemudian mempostingnya di dunia internet. Begitu juga bagi anak-anak muda yang ingin membuat konten. Kita melihat sebuah konten anak-anak muda sekarang lebih kepada musibah.

Lihat saja contoh konten anak-anak yang menghadang laju kendaraan beramai-ramai hanya untuk terlihat keren dan beken. Bagaimana fungsi pengawasan orangtua dan keluarga berperan? Stop anak-anak kita terjerumus dalam komunitas sesat ini.

Mari kembalikan fungsi keluarga sebagai penggerak pondasi pendidikan yang cerdas dan berkelas. Stop membuat konten unfaedah, hanya menjadi konten pembawa musibah.

Manfaat internet sebaiknya digunakan untuk kemudahan berinteraksi sebagai wadah menggapai prestasi. Gunakan internet sebagai jalan kebaikan, jalan membawa manfaat bagi umat. Stop melakukan tindakan melanggar adat, mari jadi manfaat dengan internetnya Indonesia.

Ayo Orang Tua, Ajarkan Anak Kita Cara Menggunakan Manfaat Internet dengan Bijak 


Semakin mudahnya mengakses berbagai informasi hanya lewat genggaman menjadikan kita terutama anak-anak merasakan manfaat internet. Salah satu manfaat internet adalah kemudahan mendapatkan berbagai macam akses informasi yang dibutuhkan. Tapi tak jarang banyak yang justru memanfaatkan internet untuk hal-hal yang kurang terpuji.

Saya bahkan melihat banyaknya anak-anak usia remaja yang memanfaatkan kemudahan informasi, malah menjadikan internet sebagai ajang adu gengsi. Berlabel aktualisasi diri, justru anak-anak kita terjerumus pada konsep minim prestasi.

Tugas kita sebagai orang tua untuk mengajarkan dan terus mengingatkan anak-anak kita untuk cerdas berinteraksi. Daripada menggunakan internet sebagai ajang adu gengsi, lebih baik menggunakan manfaat internet sebagai ajang adu prestasi. Ayo orang tua, kita ajarkan anak-anak kita untuk bijak menggunakan manfaat internet. 

Bagaimana Cara menggunakan Manfaat Internet Dengan Bijak?


Cara menggunakan manfaat internet dengan bijak bisa membuat anak-anak kita cerdas berinteraksi dalam dunia digital. Menggunakan internet dengan bijak erat kaitan dengan penggunaan social media. Anak-anak kita adalah generasi penerus yang sangat dekat dengan teknologi dan dunia internet. Sudah sewajarnya kita sebagai orang tua mengajarkan anak-anak kita untuk cerdas dalam memberdayakan manfaat internet.

Bijak berinternet

Kelak ketika anak-anak saya mulai remaja dan mengenal social media, saya akan mengajarkan pengajaran pertama pada mereka tentang cara menggunakan internet dengan bijak, terutama cerdas menggunakan social media.

1. Berikan Teladan yang Baik


Sebagai orang tua kita wajib memberikan teladan yang baik bagi anak-anak kita termasuk bijak dalam menggunakan internet dan social media. Memberikan teladan yang baik lebih bermakna daripada seribu kata. Orang tua bisa menjadi role model anak-anak dalam mengoptimalkan manfaat internet. Tidak ada salahnya orang tua mengikuti dan memantau media sosial anak.

2. Bedakan Antara Ranah Pribadi dan Publik


Dalam hal ini orang tua harus bisa menjadi sahabat anak. Anak-anak akan sangat mudah menerima masukan dari sahabatnya ketimbang orang tua. Mengapa? Karena sahabat sifatnya berbagi bukan menggurui. Beri pengertian dan pemahaman kepada anak-anak bahwa tidak semua yang dimiliki harus dipublikasikan. Anak-anak harus bisa membedakan mana yang bisa menjadi konsumsi publik, mana yang menjadi ranah pribadi.

3. Jangan Gemar Berbagi Data Pribadi


Banyaknya penipuan online yang terjadi akhir-akhir ini juga terjadi karena keteledoran sendiri. Banyak anak-anak kita yang kurang edukasi dalam menggunakan internet yang menjadi korbannya. Mereka gemar berbagi data pribadi atas nama solidaritas untuk berbagi tautan bebas. Memberikan data pribadi sama dengan memberi kunci pada kejahatan dunia siber. Orang tua harus mewanti-wanti anak-anaknya untuk tidak berbagi data privacy.

4. Saring Sebelum Sharing


Salah satu pesan yang selalu digaungkan dalam bijak memberdayakan manfaat internet adalah 'saring sebelum sharing' . Anak-anak belum memiliki pemikiran yang panjang terhadap suatu hal. Pada umumnya mereka tidak tahu apa dampak jangka panjang suatu perbuatan.

Mudahnya akses pesan berbagi, dewasa ini menjadikan banyak informasi yang tidak valid dibagikan ratusan bahkan ribuan kali. Hal ini dikarenakan hanya karena merasa ingin menjadi yang pertama menyampaikan. Tanpa pernah cek ricek dulu kebenaran informasi, sebaiknya kita sebagai orang tua menjadi alarm utama bagi anak-anak kita.

5. Perkuat Pondasi Pengasuhan


Menciptakan suasana yang nyaman dalam keluarga adalah pondasi utama cara menggunakan manfaat internet dengan bijak. Jangan ada kesan saling menjatuhkan antara sesama anggota keluarga. Saling menghargai dan berempati terhadap kelebihan dan kekurangan masing-masing anggota keluarga. Hal ini bisa dilakukan dengan cara memperkuat pondasi pengasuhan anak.

Cara memaksimalkan manfaat internet dengan bijak bisa dimulai dari lingkup keluarga. Jika dari keluarga sudah ditanamkan cara bijak menggunakan manfaat internet dan social media, maka pembentukan karakter cerdas dan berkelas akan mudah tercipta.

IndiHome dari PT Telkom Indonesia Bantu Pembentukan Pola Pendidikan Berkarakter Cerdas dan Berkelas dari Rumah


IndiHome adalah penyedia layanan fixed broadband dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sebagai penyedia layanan internet, telepon dan TV interaktif. Dilansir dari website resmi IndiHome, jumlah pengguna IndiHome saat ini sudah mencapai 8,5 juta pengguna hingga akhir 2021.

IndiHome telah menjangkau 489 dari 514 kota/ kabupaten di Indonesia. Bahkan saat ini IndiHome telah memenuhi kebutuhan internet untuk 10 pulau terluar Indonesia yaitu pulau Sebatik, Rote, Sabu,Nusa Penida, Pulau Bintan, Karimun, Kei, Alor, Simeulue, hingga pulau Weh.

Jangkauan IndiHome

Dengan fasilitas yang mampu menjangkau hingga pelosok negeri membuat IndiHome dicintai oleh masyarakat Indonesia. Siapa yang tidak kenal IndiHome, internetnya Indonesia ini sudah berdiri sejak 57 tahun silam. Ya, tahun 2022 ini IndiHome telah mengikrarkan namanya sebagai internetnya Indonesia yang membentangkan serat optik sepanjang 166.343 km dari pusat kota hingga ke pelosok desa. 

Dukungan jaringan yang luas ini membuat IndiHome mampu melahirkan konten-konten yang menarik dari manfaat internet. Dunia hiburan tak lengkap rasanya bila belum menikmati konten IndiHome seperti TV interaktif, minipack channel TV, Add-on, Disney+Hotstar, Netflix, Vision+, VIU,CATCHPLAY, MOLA, Video, WeTV, Liongate Play, HBO Go, Gamegoo, dan masih banyak lagi.

Saat ini IndiHome telah memiliki saluran hingga 283 channel yang bisa dinikmati. Konten menarik yang disajikan oleh IndiHome ini membantu tujuan membentuk pola pendidikan berkarakter cerdas dan berkelas dari Rumah. Dukungan panjang jaringan yang setara 4 kali keliling bumi ini menjadikan kita bisa melakukan berbagai aktivitas sehari-hari tanpa terkendala masalah koneksi.

Layanan IndiHome Untuk Dukung Perkembangan Pendidikan Berbasis Internet dari Rumah


IndiHome sebagai entitas infrastruktur internet nasional telah berkomitmen untuk mendukung pendidikan berkarakter cerdas berbasis internet dari rumah dengan turut aktif menyediakan konten-konten yang variatif dan informatif.

Layanan IndiHome

Produk-produk unggulan IndiHome telah terbukti memberikan dampak baik bagi pola pendidikan dari rumah. Apa saja produk IndiHome yang bisa dimanfaatkan untuk membantu pendidikan berbasis keluarga? Mari kita lihat produk dan layanan IndiHome. 

1. Layanan Internet


Layanan paket internet yang mendukung pendidikan berbasis home education yang saya jalankan untuk anak-anak sangat tergantung dengan internet. Hadirnya internet IndiHome yang bisa menyesuaikan  dengan kebutuhan pelanggan terasa sangat membantu.

Pilihan kecepatan internet mulai dari 10 Mbps hingga 300 Mbps. Jaringan IndiHome yang menjangkau seluruh pelosok negeri menjadikan jaringan ini stabil dan tahan di segala cuaca.

Harga yang ditawarkan juga terjangkau dengan kantong. Misalnya saja untuk kecepatan hingga 20 Mbps harga yang ditawarkan hanya Rp 275.000,- per bulan. Harga ini sudah termasuk paket internet + telepon, dengan diskon biaya PSB. Paket 2 Play yaitu internet + phone ini bisa digunakan hingga 5 perangkat. Sudah mendapatkan free telepon rumah gratis 50 menit dan paket TV Disney Hotstar.

Bayangkan jika ada 5 orang dalam satu keluarga yang menghabiskan biaya kuota masing-masing Rp 100.000,- maka biaya biaya yang dikeluarkan adalah Rp 500.000,-. Belum lagi biaya TV berlangganan minimal Rp 150.000,- yang paling murah dan belum ditambah biaya telepon rumah.

Dengan berlangganan IndiHome artinya kita sudah menghemat ratusan ribu rupiah Moms. Belum lagi kalau ada drama kuota habits di tengah bulan, bisa langsung mati gaya deh wkwk. Nah kalau berlangganan paket IndiHome dari Telkom Indonesia dijamin nggak ada drama kehabisan kuota.

Dukungan jaringan internet IndiHome yang kencang dan stabil inilah yang mendukung kegiatan sehari-hari saya menyajikan pengajaran yang having fun terhadap anak-anak. Saya bebas mendonlot video hingga printable dari internet tanpa khawatir loading lambat atau buffering.

Saya bisa bebas nonton streaming berhari-hari tanpa worry kuota habis hehe. Termasuk juga mencari banyak referensi pengasuhan anak dari internet. Dengan menggunakan layanan internet dari IndiHome, saya bisa mendapatkan manfaat internet yang tanpa batas.

2. TV Interaktif


Selain menyediakan layanan paket internet, IndiHome juga menyediakan layanan TV berlangganan atau biasa disebut TV interaktif. Apa saja kelebihan TV berlangganan IndiHome dengan TV lainnya? Ini fitur unggulan IndiHome TV.

Fitur Playback, Pause dan Rewind


Nah siapa yang suka nonton sinetron atau film tertentu tapi sering mengalami kehilangan scene penting dalam film? Lagi asik nonton TV eh tiba-tiba anak BAB, yah terpaksa skip scene tertentu.

Karena memang TV biasa tidak ada fitur untuk playback, pause atau rewind khan? Tetapi dengan berlangganan TV interaktif dari IndiHome Moms bisa mendapatkan fitur pause, rewind (mundur) atau bahkan fasilitas playback (putar ulang).

Mempunyai TV Storage


Kalau tidak sempat menonton film atau acara tertentu juga bisa menggunakan fitur TV storage juga. Fitur TV storage ini bisa merekam tayangan TV kedalam hard drive hingga 600 menit lho. Jadi dengan layanan ini Moms tetap bisa menonton acara atau film untuk ditonton saat ada kesempatan.

TV on Demand


Kemudahan lainnya dalam TV berlangganan IndiHome adalah bisa nonton ulang tayangan live sampai dengan 7 hari sebelumnya. Nah ini sangat penting buat para Papa yang gemar nonton siaran olah raga atau racing yang waktunya tak menentu sesuai negara penyelenggara. Bisa banget ya nonton acara live tanpa nonton live. Keren kan!

Video on demand


Masih banyak lagi keunggulan apabila menggunakan TV berlangganan IndiHome, seperti fitur kontrol video yang diputar. Fitur ini mungkin Moms bisa mengatur jenis video apa saja yang boleh diputar di TV.

Bisa Karaoke


Siapa yang gemar olah vokal? Sekarang karaoke tidak harus ke tempat karaoke dulu kok. Dengan fitur andalan karaoke yang ada di IndiHome ini bisa juga mendapatkan hiburan dikala senggang. Kalau anak-anak yang hobi bernyanyi, bisa menyalurkan bakatnya melalui fitur karaoke pada TV berlangganan IndiHome ini. 

3. Telepon


IndiHome juga menawarkan produk telepon rumah. Pilihan paket telepon rumah juga terjangkau dengan harga mulai dari Rp 235.000 per bulan sudah mendapatkan 300 menit telepon lokal dan interlokal , serta 100 menit telepon ke GSM. Hemat kan Moms?

Add-On


Layanan add-on adalah layanan tambahan dari IndiHome yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita Moms. Ada pilihan sesuai kategori, mulai dari internet, TV interaktif, dan kategori lainnya. 

Layanan Add-on IndiHome

Moms, pernah nggak sih mengalami internet macet disaat genting? Saya pernah mengalaminya dan itu sangat membuat saya frustasi. Saat itu saya berada dalam rumah sakit yang tidak memiliki akses internet sama sekali.

Koneksi di hp saya hilang, padahal saya harus menghubungi suami saya untuk masalah rawat inap anak. Saya mencoba keluar ruangan tapi tak juga mendapatkan sinyal. Akhirnya saya menggunakan fasilitas wifi.id hanya dengan Rp 10.000,- saya akhirnya bisa menikmati koneksi internet lagi.

Moms juga bisa menikmati fasilitas ini dengan biaya 10 ribu per bulan untuk tiap perangkat. Kecepatan yang didapat pun hingga 100 Mbps lho. Dengan fasilitas wifi.id ini saya tidak perlu worry lagi karena kehilangan koneksi internet.

Untuk masalah produk, IndiHome memang memiliki paket lengkap sesuai kebutuhan kita Moms. Sekarang saya mau membahas bagaimana IndiHome memperlakukan pelanggannya.

Bagaimana jika kita mengalami error atau gangguan pada perangkat dan layanan IndiHome? Tenang Moms disini saya akan membahas juga bagaimana cara lapor gangguan IndiHome. 

Cara Lapor Gangguan IndiHome


Apabila Moms mengalami gangguan pada layanan internet maupun perangkat IndiHome, tidak perlu khawatir Moms. Moms bisa melakukan salah satu cara berikut ini.

Lapor Gangguan IndiHome


1. Melalui Call Centre 147


Untuk menggunakan fasilitas call centre 147 yang bisa dihubungi melalui smartphone. Pastikan Moms memiliki pulsa yang cukup ya. Nanti Moms akan ada sambutan selamat datang di 147.

Moms juga bisa memilih menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris, kemudian pilih untuk pengaduan masalah IndiHome. Dari sini Moms akan diminta memasukkan no. ID pelanggan atau nomor hp kemudian akan dihubungkan dengan customer service IndiHome. 

2. Menggunakan Media Sosial Facebook atau Twitter


Mengatasi masalah gangguan IndiHome juga bisa menggunakan social media lho. Apabila Moms adalah pengguna social media Facebook atau Twitter, maka Moms bisa menggunakan cara ini.

Cara ini dinilai lebih praktis dan solutif karena tanpa menggunakan pulsa. Moms bisa membuka media sosial Facebook kemudian cari akun 'IndiHome Care' pada kolom pencarian. Atau jika menggunakan Twitter, bisa mencari akun @IndiHome atau @IndiHomecare.

Segera sampaikan keluhan masalah yang dialami melalui pesan atau inbox kepada IndiHome. Jangan lupa untuk selalu menyertakan nomor ID pelanggan dan nomor telepon aktif yang bisa dihubungi.

Moms juga bisa melengkapi dengan data foto masalah gangguan IndiHome yang dihadapi. Waktu tunggu pengajuan gangguan IndiHome minimal 6 jam dan maksimal 3x24 jam. Namun menurut pengalaman respon yang diberikan tidak lebih dari 6 jam, teknisi IndiHome sudah datang ke lokasi.

3. Melalui Aplikasi 'myIndiHome' 


Mengalami gangguan IndiHome bisa diatasi dengan menggunakan aplikasi 'myIndiHome'. Kamu bisa langsung login ke aplikasi myIndiHome dan bisa langsung menyebutkan masalah yang dihadapi.

Kirim pesan kepada IndiHome disertai dengan nomor telepon aktif yang bisa dihubungi dan nomor ID pelanggan IndiHome. Permasalahan pelanggan akan direspons oleh pihak IndiHome minimal 6 jam dan maksimal 3x24 jam ya Moms.

Penutup


IndiHome sebagai internetnya Indonesia memberikan kesempatan eksplorasi tanpa batas. Ruang aktualisasi dan upgrade informasi. Sudah bukan saatnya lagi menjadi orang tua yang diktator, saatnya menjadi orang tua fasilitator. Memfasilitasi anak-anak untuk berkarya tanpa batas bersama IndiHome dan Telkom Indonesia. Yuk, rasakan pengalaman baru cari tahu lebih banyak tentang pola pengasuhan anak serta penyaluran bakat sesuai minat dan kecerdasan anak dengan IndiHome. 

Semoga kita bisa menjadi orang tua yang mencintai dan dicintai anak-anak. Orang tua yang menjadi pondasi anak-anak ber improvisasi dan berekspresi. Inilah manfaat internetnya Indonesia dalam pola pengasuhan cerdas dan berkelas dari rumah. Yuk, pakai IndiHome sekarang.

Salam
Yunniew

Referensi:
https://indihome.co.id/
https://www.instagram.com/indihome/
http://ditpsd.kemdikbud.go.id/hal/merdeka-belajar
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/03/23/ada-2047-juta-pengguna-internet-di-indonesia-awal-2022

Tulisan MQ
Hi I'm Yunniew, nice to know that you sure interest visit to my blog. Here's my journey. If any inquiries or campaign please drop an email to Yunniew@gmail.com

Related Posts

5 komentar

  1. Menjadi seorang ibu emang nggak gampang, banyak yang harus dikorbankan tp ibu jg akan memetik apa yg ia ajarkan ke anak"y. Semoga sy pun bisa jd ibu yg benar ke depannya

    BalasHapus
  2. IndiHome emang sangat membantu kita melakukan apa saja ya. Termasuk salah satunya membentuk pola pengasuhan demi anak di rumah..

    BalasHapus
  3. Ya Allah...jadi kangen anak-anak masih kecil. Nyiapin mainan mulai dari beras, cat warna, daun dll.

    Lah sekarang udah gede malah bundanya yang diajak Mabar game online...alamak

    BalasHapus
  4. Sejak awal pandemi, karena tuntutan sekolah daring anak-anak, saya harus berlangganan internet di rumah. Dan pilihan saya jatuh ke indiHome. Alhamdulillah hingga kini masih setia dengan indihome. Selain terjangkau, aksesnya cepat, juga no komplain sejak pertama pasang. Puas banget milih indihome. 

    BalasHapus
  5. memang benar nih, jaringan internet dari indiHome memang sangat memuaskan Kak

    BalasHapus

Posting Komentar